Haru dan Khidmat! Bupati Maya Hasmita Pimpin Pelepasan Jamaah Haji Kloter 13 Labuhanbatu

Advertise

Gerindra

Haru dan Khidmat! Bupati Maya Hasmita Pimpin Pelepasan Jamaah Haji Kloter 13 Labuhanbatu

SITI SARAH
Selasa, 05 Mei 2026


 




Labuhanbatu- RajaPewarta- 5 Mei 2026 – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti hati seluruh keluarga dan kerabat yang hadir, saat prosesi pelepasan jamaah calon haji Kabupaten Labuhanbatu berlangsung. Acara yang dipimpin langsung oleh Bupati Labuhanbatu, Hj. Maya Hasmita, ini berlangsung sangat khidmat di Aula Asrama Haji Rantauprapat, Selasa (05/05/2026) sekira pukul 06.30 WIB.
 
Para jamaah yang tergabung dalam Kloter 13 Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi ini tampak bersemangat namun tak bisa menyembunyikan rasa haru, karena sebentar lagi mereka akan memulai perjalanan suci menuju Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam kelima.
 
 
 
Prosesi Adat Upa-upa dan Tepung Tawar Penuh Makna
 
Acara diawali dengan rangkaian tradisi dan budaya khas masyarakat Labuhanbatu, yaitu pelaksanaan Upacara Adat Upa-upa dan Tepung Tawar. Prosesi ini bukan sekadar simbolik, melainkan memiliki makna mendalam sebagai bentuk doa restu, permohonan keselamatan, dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta perlindungan selama di perjalanan maupun saat menjalankan ibadah di sana.
 
Suasana semakin terasa sakral dan menyentuh hati saat setiap jamaah mendapatkan sentuhan tepung tawar sebagai simbol pembersihan diri dan niat yang suci sebelum berangkat.
 
 
 
Bupati Maya Hasmita Serahkan Cenderamata Khusus
 
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita, juga menunjukkan perhatian yang sangat besar terhadap kenyamanan jamaah. Ia secara pribadi dan langsung menyerahkan cenderamata spesial kepada setiap calon jamaah.
 
Cenderamata yang diberikan berupa payung dan botol air minum khusus. Pemberian ini memiliki makna simbolis maupun praktis; payung diharapkan menjadi perlindungan dan naungan, sedangkan air minum menjadi simbol kesegaran dan kesehatan selama menjalankan ibadah yang membutuhkan stamina prima.
 
"Terima kasih Ibu Bupati yang sudah sangat perhatian. Barang ini pasti sangat berguna dan membantu kami nanti saat di Tanah Suci," ujar salah satu jamaah dengan wajah berseri-seri.
 
 
 
Pesan Bupati: Haji adalah Perjalanan Spiritual Agung
 
Dalam sambutannya yang penuh rasa hormat, Bupati Maya Hasmita menegaskan bahwa ibadah haji bukanlah perjalanan wisata atau perjalanan biasa, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang sangat agung dan mulia.
 
"Ibadah haji adalah panggilan Illahi yang sangat istimewa. Tidak semua orang diberikan kesempatan dan kemampuan untuk sampai ke sini. Oleh karena itu, junjung tinggi kesempatan emas ini," ujar Bupati Maya.
 
Lebih lanjut, orang nomor satu di Labuhanbatu ini mengingatkan pentingnya kesiapan total.
 
"Untuk menunaikan ibadah ini, dibutuhkan kesiapan yang sempurna, mulai dari kesiapan fisik yang kuat, kesiapan mental yang sabar, serta yang paling utama adalah keikhlasan hati yang bersih. Niatkan segala sesuatu hanya karena Allah SWT," tegasnya.
 
Bupati juga berpesan agar para jamaah selalu menjaga kesehatan, mematuhi semua aturan dan bimbingan dari pembimbing haji, serta membawa nama baik Kabupaten Labuhanbatu dan Indonesia selama berada di Tanah Suci.
 
 
 
Doa Restu Keluarga
 
Prosesi pelepasan ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon agar seluruh jamaah Kloter 13 diberikan keselamatan berangkat dan pulang, diberikan kemudahan dalam setiap urusan, dan diterima oleh Allah SWT sebagai Haji Mabrur.
 
Semoga perjalanan suci ini menjadi amal jariyah yang paling indah dan membawa berkah bagi keluarga serta masyarakat Labuhanbatu pada khususnya.