Awal perjalanan suci jemaah Sumatera Utara menuju Tanah Suci

Advertise

Gerindra

Awal perjalanan suci jemaah Sumatera Utara menuju Tanah Suci

SITI SARAH
Selasa, 21 April 2026

Medan, RajaPewarta-— Pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M dari Sumatera Utara resmi dimulai. Sebanyak 360 jemaah calon haji Kloter 1 dijadwalkan terbang menuju Madinah, Arab Saudi, pada Rabu dini hari (22/4/2026) pukul 03.05 WIB.


Kepala Kanwil Kemenhaj Sumut, Dr. H. Zulkifli Sitorus MA, menyampaikan bahwa rombongan pertama ini berasal dari Kota Medan dan Binjai, diberangkatkan melalui Bandara Internasional Kualanamu dengan maskapai nasional Garuda Indonesia.



“Kloter 1 ini menjadi awal perjalanan suci jemaah Sumatera Utara menuju Tanah Suci,” ujar Zulkifli di Medan, Selasa.



Ia menjelaskan, secara nasional Garuda Indonesia akan mengangkut sekitar 102.502 jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026 melalui 276 kelompok terbang dari 10 embarkasi. Sementara itu, Sumatera Utara sendiri memberangkatkan total 5.922 calon haji dengan skema layanan yang telah ditingkatkan.



Pemerintah menghadirkan sejumlah pembaruan penting demi kenyamanan dan keselamatan jemaah. Salah satunya, proses keberangkatan yang kini dilakukan langsung melalui terminal internasional, bukan lagi melalui jalur kargo bandara. Selain itu, jemaah juga akan naik ke pesawat melalui garbarata, sehingga lebih aman dan manusiawi, khususnya bagi jemaah lanjut usia.



“Langkah ini untuk mengurangi risiko sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah,” tegasnya.



Di balik kesiapan teknis dan layanan yang terus diperbaiki, tersimpan harapan besar agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, tenang, dan penuh keikhlasan.



“Semoga seluruh rangkaian berjalan lancar, dan para jemaah dapat meraih haji mabrur sesuai cita-cita mereka di Tanah Suci,” pungkas Zulkifli.



Keberangkatan ini bukan sekadar perpindahan dari tanah air ke Tanah Suci, tetapi juga perjalanan batin—menggapai panggilan Ilahi, membawa doa untuk keluarga, dan harapan bagi Sumatera Utara yang lebih berkah.( Siti h)