Tapanuli Tengah –RajaDetektif- Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan mulai pembangunan Jembatan Aramco di Lingkungan IV Kelurahan Huta Nabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (6/1/2026). Jembatan tersebut merupakan akses penghubung antara Kelurahan Huta Nabolon dengan Kelurahan Sigiring-giring yang memiliki peran strategis bagi mobilitas masyarakat.
Pada tahap awal pelaksanaan, Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso bersama Asisten Operasi (Asops) Kasdam I/Bukit Barisan meninjau langsung lokasi pembangunan serta kesiapan materiel yang akan digunakan guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Pembangunan Jembatan Aramco berlokasi di Lingkungan IV Kelurahan Huta Nabolon dengan satu bentangan sepanjang 8 meter. Jembatan menggunakan Aramco berdiameter 1,5 meter dengan konstruksi 16 plat dan dirancang untuk mendukung akses jalan penghubung antarwilayah.
Saat ini, pembangunan masih berada pada tahap penyiapan dengan progres pengerjaan mencapai 10 persen. Kegiatan didukung alat berat berupa 1 unit excavator serta terintegrasi dengan rencana peningkatan akses jalan selebar 4 meter berlapis hotmix yang menghubungkan Kelurahan Huta Nabolon menuju Kelurahan Sigiring-giring.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menyampaikan bahwa dimulainya pembangunan Jembatan Aramco ini merupakan bagian dari komitmen TNI melalui Satgas Gulbencal Kodam I/BB dalam mendukung pemulihan dan penguatan infrastruktur wilayah. “Pembangunan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keamanan dan kualitas, sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Dandim 0211/Tapanuli Tengah, Pabandya Lat Sopdam I/Bukit Barisan, Danramil 03/Pandan, serta Babinsa Koramil 03/Pandan.
(Siti haj)
